Welcome To Hikari Senpai Studio!

Katakana

Katakana

Definisi Katakana
Katakana adalah salah satu daripada tiga cara penulisan bahasa Jepang. Katakana digunakan untuk menulis kata-kata serapan dalam bahasa Jepang, negara asing, nama binatang, nama orang asing, nama tumbuhan dan kota-kota luar negeri.

Dalam ilmu fonologi, Katakana biasa digunakan untuk penulisan lambang bunyi atau pengucapan. Katakana digunakan untuk menulis bahasa rahasia (ingo) dan bahasa slang (zokugo). Selain itu, huruf Katakana sering digunakan pada surat-surat atau buku-buku yang berhubungan dengan perusahaan/perkantoran. Dengan demikian, Katakana juga bisa digunakan untuk menuliskan kata-kata yang sebenarnya bisa dituliskan dengan Hiragana atau Kanji.

Katakana melambangkan suara-suara yang sama dengan hiragana, namun tentu saja semua hurufnya berbeda. Kalau dipikir-pikir, ini tidaklah aneh karena di bahasa Indonesia juga terdapat dua jenis huruf yaitu huruf besar dan huruf kecil yang sebetulnya melambangkan suara yang sama.

Ketentuan Menulis Katakana
Aturan menulis katakana kurang lebih sama dengan hiragana. Meskipun begitu terdapat sedikit perbedaan, yakni di nomor 3,

1. Susun huruf untuk membentuk kata yang diinginkan (sudah jelas)

2. Konsonan tebal diwakili oleh huruf ‘tsu’ kecil Contoh:
(HAKKU) = (HA)(TSU)(KU)= HACK (bahasa Inggris)

3. Vokal panjang diwakili tanda strip (-)
(SUTAATO) = (SU)(TA)(-)(TO)= START (bahasa Inggris)

Kapan Memakai Katakana?
Sebagaimana sudah disebutkan di awal, katakana memiliki kegunaan utama menuliskan kata serapan dan istilah asing. Termasuk di dalamnya adalah nama benda dan tempat yang bukan berasal dari Jepang.

Contoh:
(BURITANIA) = Britannia
(KONPYUUTA) = Komputer
(MINERARU) = Mineral

Intinya, semua kata/istilah/nama yang berasal dari bahasa asing ditulis menggunakan katakana. Mungkin bisa dibilang bahwa katakana adalah “perwakilan asing” dalam bahasa Jepang.

Menulis Onomatopeia
Katakana juga sering dipakai untuk menghasilkan onomatopeia (efek bunyi) dalam tulisan; terutama untuk bunyi yang keras/menyentak. Dalam bahasa Indonesia, kurang lebih seperti menulis “dug-dug” untuk menggambarkan detak jantung.

Penggunaan ini umum untuk SFX di berbagai manga. Jadi, jika Anda sering melihat huruf-huruf SFX yang tak diterjemahkan di scanslation, hampir pasti huruf tersebut ditulis dengan katakana.

Contoh:
(GATSU) = bunyi hentakan, cf. ‘gats’ atau ‘bats’
(GOGOGOGOGO…) = bunyi ledakan beruntun, cf. ‘dor-dor-dor’
(DOKUN) = bunyi detak jantung mendadak, cf. ‘DUGG’

Tabel Huruf Katakana:

Sumber:
http://ppijepang.org/index.php?option=com_content&view=article&id=177:belajar-huruf-katakana&catid=47:artikel&Itemid=95

Belajar Membaca Kana:
http://www.kongregate.com/games/Giallo/kana-practice

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.